Senin, 22 Oktober 2012

MENGENAL CARA KERJA PIKIRAN

PROSES CARA KERJA PIKIRAN
     
Manusia memiliki Dua level pikiran yang merupakan satu kesatuan.

Pikiran sadar memiliki pengaruh kepada kehidupan kita 12% sisanya 88% dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar.
Pikiran Sadar memiliki fungsi:
  • Mengindentifikasi informasi yang masuk melalui panca indra.
  • Membandingkan informasi yang masuk dengan informasi yang telah tersimpan.
  • Membuat keputusan.
Pikiran bawah sadar memiliki fungsi atau menyimpan hal-hal sebagi berikut:
  •  Kebiasaan
  • Emosi
  • Kepribadian
  • Memori jangka panjang
  • Kretivitas
  • Institusi yang berhubungan dengan spritual
  • Presepsi
  • Nilai-nilai dan kepercayaan
Cara efektif berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar
  • Melakukan pengulangan 
  • Identifikasi Keluarga dan Kelompok
  • Hal-hal yang disampaikan oleh seseorang yang memilki kelebihan
  • Emosi yang intens
  • Kondisi alfa (kondisi dibawa tenang) 
Representasi Internal

       Manusia menerima dan mempresentasikan informasi tentang lingkungannya melalui panca indera:
  • Visual       : Melihat
  • Audio       : Mendengar
  • Kinestetik : Menyentuh atau merasa
  • Olfactory  : Mencium
  • Gustatory  : Mengecap


PROSES PERILAKU

Pada dasarnya bentuk perilaku dapat diamati, melalui sikap dan tindakan, namun demikian tidak berarti bahwa bentuk perilaku itu hanya dapat dilihat dari sikap dan tindakannya saja, perilaku dapat pula bersifat potensial, yakni dalam bentuk pengetahuan, motivasi dan persepsi.

Proses pembentukan perilaku dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari dalam diri individu itu sendiri, faktor-faktor tersebut antara lain :
  1. Persepsi adalah sebagai pengalaman yang dihasilkan melalui indera penglihatan, pendengaran, penciuman, dan sebagainya.
  2. Motivasi diartikan sebagai dorongan untuk bertindak untuk mencapai sutau tujuan tertentu, hasil dari pada dorongan dan gerakan ini diwujudkan dalam bentuk perilaku
  3. Emosi Aspek psikologis yang mempengaruhi emosi berhubungan erat dengan keadaan jasmani, sedangkan keadaan jasmani merupakan hasil keturunan (bawaan), Manusia dalam mencapai kedewasaan semua aspek yang berhubungan dengan keturunan dan emosi akan berkembang sesuai dengan hukum perkembangan, oleh karena itu perilaku yang timbul karena emosi merupakan perilaku bawaan.
 Adapun proses prilaku dapat di gambarkan seperti ini:

HASIL ======> TINDAKAN ======> KONDISI ======> REPRESENTASI & FISIOLOGI ======> PEMOGRAMAN (INSTALLASI OTAK)

yaitu dapat di jelaskan bahwa HASIL di pengaruhi oleh TINDAKAN dipengaruhi oleh KONDISI dipengaruhi oleh REPRESENTASI  & FISIOLOGI dipengaruhi PEMOGRAMAN